Pengalaman Seleksi Cabin Crew Qatar Airways

image

Dear wannabes,

Forum Pramugari baru saja menerima email dari seorang pembaca berinisial DYS. Dia membagi ceritanya soal pengalaman ikut seleksi cabin crew Qatar Airways di Bali tanggal 21 Mei lalu. Mau tahu seperti apa ceritanya? Simak selengkapnya berikut ini…

Dear forum blog pramugari
Aku DYS mau berbagi pengalaman Open Day Qatar Airways kemaren di Bali🙂

Hari pertama…

Aku datang dengan perasaan cenat cenut karena banyak juga yang datang dan gak cuma dari Bali, tapi dari Jakarta (termasuk diriku) Surabaya, Malang, dan kota di pulau lain di Indonesia. Semua pasti tegang campur aduk penasaran. Ada juga beberapa orang non-Indonesia, rata-rata kerja disini dan banyak juga yang super niat ngebelain dateng dari jauh.

Acara dimulai resmi pukul 9 Local Time, saat itu dua orang recruiter dari QR kasih presentasi tentang QR, Doha dsb. Seingatku hari ini ada sekitar 60 orang yang hadir. Lanjutlah mengumpulkan CV dan foto secara bergantian sesuai yang diperintahkan sama si recruiternya – dimulai dari orang yang duduk paling ujung di barisan pertama. Waktu itu aku dapet kursi barisan kedua, jadi aku santai rapihin berkas seperti CV dan foto yang udah di-cli. Saat gipliranku maju tiba-tiba aku terpaksa mundur lagi karena ada orang yang duduk di barisan belakangku, tapi dia main “nyelonong” dateng duluan nyamperin ke meja si recruiter itu. Kaget juga loh, tapi aku ngalah dan sempet ngintip ekspresi muka recruiter yang menunjukkan bahwa dia pun tahu kalau seharusnya itu giliranku untuk kasih CV. Jadi setelah si orang itu selesai, si recruiter mempersilahkan aku maju ke mejanya.

Kira-kira seperti ini percakapanku dengan si recruiter:

Aku : Good Morning (senyum), how do you do?
Recruiter : How do you do. How are you doing, (dia liat CV dan sebut namaku)?
Aku : Very great, I’m excited to attend this Open day. How are you doing?
Recruiter : I’m good thank you. So tell me, what are you doing now?
Aku : I am now having a job as a … (blablabla) and I think it will be a benefit for me to work as a cabin crew, as it is will … (blablabla)
Recruiter : (dengerin sambil bolak-balik CV) Oh, you’re 21? And you will be 22 in…
Aku : (nyamber) end of this year, yes
Recruiter : So, this is your phone number (sambil menggaris-bawahi nomer telfonku)
Aku : Yes. (mau lanjut ngomong lagi) My other activities are learning language and… (belum selesai ngomong)
Recruiter : That’s enough. Thank you (muka datar lanjut nulis-nulis)
Aku : Thank you (balik badan)
(Sebenernya mau nangis karna belum selesai ngomong tapi udah di-cut)

Setelah itu aku balik ke hotel tempat aku nginep. Sampe kamar pun banjir air mata. Ngeri gak diterimalah, takut gagal. Tapi berhubung udah siang dan udah laper, jadinya aku berhenti nangis dan langsung menuju mall terdekat untuk cari makan dengan perasaan pasrah, tapi handphone dipegang teruss sampe rasanya pengen dilem di tangan aja :p

(dalam perjalanan ke mall)
-bunyi HP-

Aku : Hallo Assalamualaikum.
Someone : Hello, may I speak to (my name)?
Aku : Yes, this is (namaku) speaking.
Someone : Hi this is D from Qatar Airways.
Aku : (loncat-loncat + senyam-senyum) Yes, how may I help you?
D from QR : We would like to have you tomorrow at 10 o’clock sharp the same hotel and I need you to remember that your reference number is 00
Aku : So tomorrow at the same hotel, 10 AM and my RN is 00
D from QR : Exactly. Thank you and see you tomorrow.
Aku : My pleasure, thank you very much.

-klik-

Yeeyy!! thankGod. Aku pun makan siang dengan hati damai dan langsung balik ke hotel untuk istirahat supaya siap buat hari kedua.

Hari kedua…

It’s the Assessment Day! Aku sampe hotel jam 9.30 (ogah telaatt) disana udah ada beberapa perempuan lain yang cantik dan rapih. Sambil menunggu para recruiter. Kita tukeran info tentang pekerjaan jadi pramugari, tes-tes airlines dsb. Ada 3 orang asing yang diterima juga sampai tahap ini. 20 orang lainnya orang Indonesia.
Recruiter datang, kita semua harus tunggu diluar karena dia harus mempersiapkan materi untuk tesnya. Di luar ruangan kita tetep ngobrol santai sampai akhirnya dipanggil lagi masuk ke dalam ruangan.

Pertama-tama kita maju ke depan recruiter untuk absen (lapor diri lebih tepatnya) supaya dapet sticker nametag yang ditempel di baju. Recruiter ngejelasin tentang tes apa aja buat hari ini. Jadi ada bahasa Inggris, arm reach 212 cm, dan group discussion. Setelah penjelasan selesai, kita harus siapin bolpen (sajah!) untuk ditaro di atas meja. Waktunya sudah ditentukan daann.. GO!

The English and Arm-Reach 212cm TEST

Aku buka soal, baca doa, baca soal, baca doa lagi. Entah kenapa gak bisa mikir apa-apa! Pasti grogi. Jadi aku tarik nafas panjang dan akhirnya agak tenang. Baru aku mulai baca soalnya. Jadi ada paragraph dalam bahasa Inggris tentang service di restoran. Setelah itu ada pertanyaannya. Bagian kedua ada soal logika seperti: Jakarta GMT+7 sementara Washington GMT-4. Kalau kamu melakukan perjalanan dari Jakarta pukul 19.00, pukul berapa akan tiba di Washington? Kurang lebih seperti itu. Dalam kurun waktu ini, kita satu persatu dipanggil untuk arm reach test dan diminta data tentang luka atau tattoo.
Inilah yang terjadi waktu giliranku.

Recruiter : Number 00?
Aku : Yes. (menuju tempat ukur arm reach)
Recruiter : We need you to pass the signboard
Aku : (Copot sepatu. Jinjit. Plang QRnya kepegang sama telapak tangan)
Recruiter : Very good. So, do you have any birthmark or tattoos?
Aku : Yes, I have here and here (nunjuk bekas luka di tangan dan kaki)
Recruiter : How about tattoos?
Aku : No I don’t have any tattoo.
Recruiter : Why you didn’t comb your hair to one side? Didn’t we tell you yesterday?
Aku : (pucet) I’m sorry but I am not sure to make it because I don’t have bangs.
Recruiter : That’s ok. We just need you to have your hair sleek to one side and
you will look more neat.
Aku : Thank you for your suggestion. I’ll have it fixed just like you told me.
Recruiter : Yes you should. Now you can go back to your seat.
Aku : Thank you (BRB ngacir balik ngerjain soal bahasa Inggris)

Saatnya ngerjain soal essay. Kalo waktu itu kita harus cerita pengalaman waktu kita dibikin down sama orang lain yang bukan keluarga dan apa hasilnya buat kamu. Aku keingetan pernah dimarahin bubos sampe mau nangis tapi tetap tegar dan bisa selesai mengerjakan tugas. Jadi aku ceritain pengalamanku yang itu.

Time’s UP! Kertas dikumpulkan, kita harus keluar dan menunggu hasil ujian.
Well, pertanyaannya menurutku bukan susah tapi membingungkan. Sampai si recruiternya aja bilang kalau the questions may not be hard but tricky.

Semua tegang. Aku ke kamar mandi rapihin rambut dan make-up. Walaupun hati jedag-jedug nggak karuan penasaran sama hasil ujiannya. Aku sebenernya optimis karena menjelang tes seperti ini aku lumayan rajin ngerjain soal TOEFL atau IELTS, buka buku kuliah yang bahasa Inggris, baca majalah Times, dsb. Tapi namanya perasaan tegang itu sungguh terlalu. Perutku sampe mules-mules. SUWER!

Recruiter memanggil semua masuk ke dalam ruangan kembali.

Recruiter : Now ladies, I am going to announce who’s going to proceed to the group discussion. I have to admit that I would love to have you all but unfortunately the team wouldn’t allow us so we have to choose. I am sorry because arm reach test is not negotiable as well as the English test. But let me have this opportunity to say thank you for being here and very nice to meet you all, also all the best for your future career.

So, number 99, number 88, number 00 (yeah that’s me), number 77, and number 66. That’s it for today. Thank you so much ladies. Now we will allow you to have your goodbyes for two minutes as I know that many of you had become friends and after that the five person should go back here and have their group discussion.

*nomernya fake yah, its actually from number 1-20 but I can’t remember all of them:/
Aku keluar dan rasanya seneng tapi sedih karena teman ngobrolku pada nggak lolos, so sad. Tapi akhirnya rasa tegang untuk menghadapi tahap berikutnya lebih hebat lagi jadi setelah 2 menit, aku dan 4 orang lain masuk ke dalam ruangan.

The Group Discussion

Recruiter : How are you doing ladies? Now we are going to have a group discussion. We would like to see whether you can communicate easily with other people or just being too selfish and quiet. So, the topic will be like this… (blablabla) I need someone to be as the secretary who will be in charge of making notes and time keeper who will have the eye to make sure that the time is punctual. As the discussion will be held, all of you cannot look at us (the recruiters) you just need to focus with the discussion and ignore us for the next 15 minutes. BTW -> (waktu itu aku mengajukan diri jadi time keeper)

Diskusi dimulai. Kita semua tenang dan gantian ngomong untuk mengutarakan pendapat. Mungkin juga karena grupnya kecil jadi aku ngerasa kalau kita bisa menangani flow diskusi dengan baik. Jadi gak ada yang diem sama sekali dan gak ada juga yang nggak berhenti ngomong.

Lalu aku sebagai time keeper lapor ke recruiter bahwa waktunya sudah selesai. Setelah itu kita di-review kembali tentang hasil diskusinya. Kita harus jelasin ulang apa aja hasil diskusi dan kalau ditanya pendapat, apa yang membuat kita berpendapat seperti itu.

Waktu diskusi selesai. Kita harus keluar lagi dari ruangan karena recruiter harus diskusi dulu siapa aja yang masuk final interview.

Tegang lagi. Tegang lagi. Aku bener-bener tegang. Dari semua interview untuk airlines, ini adalah tahapan paling panjang yang pernah aku laluin setelah sebelumnya kalah duluan di tinggi dan berat badan. Aku lega bisa sampe ke tahap ini tapi tegangnya itu loohh..

Recruiter manggil kita semua masuk ke dalam ruangan. Semua duduk.

Recruiter : We have decided and all of you are going to have your final interview TOMORROW!!
SEMUA : (buang nafas lega yang panjang) “haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”
Recruiter : How are you feeling ladies?
SEMUA : (gantian) Happy. Relieved. Grateful.
Recruiter : Congratulations and I need you to fill this form.

Terus dia jelasin apa aja bagian yang harus diisi, berkas apa aja yang harus dibawa, dsb. Penampilan kita pun dikoreksi. Rambutku yang ikal harus dibikin terlihat lebih sleek dan belah pinggir. Saat itu juga kita nentuin sendiri jam interviewnya. Mulai dari jam 10 pagi sampai jam 12 siang. Masing-masing orang dapet setengah jam.

Karena fotoku kurang pas, jadi mereka minta aku foto ulang untuk yang ukuran full-length. Ada pose tertentu: badan tegap lurus menghadap kamera, kaki agak dibuka, tangan relaks sebelah kiri dan kanan, senyum yang professional. Background foto juga gak boleh warna putih. Yang disarankan abu-abu, biru muda, atau warna pastel lainnya.

Foto yang aku kasih di hari pertama posenya dari samping. Duuhh.. jadilah aku bareng dua teman baru cari foto studio untuk foto ulang. Tapi semua senyam-senyum karena sudah megang application form  Kita semua tukeran nomer telefon buat janjian besok pagi.

Hari ketiga…

Jadwal interviewku jam 10.30 – kedua diantara 5 applicant yang lain. Aku janjian jam 9.30 sama yang lain supaya lebih siap dan bisa dandan rapih duluu.. aku juga sekalian rapihin dan ricek kertas aplikasinya sambil didoain biar dilihat OK.

Setelah orang pertama keluar, aku melakukan kesalahan! Ternyata aku gak boleh ketok pintu! Tapi harusnya tunggu diluar, bersabar, sampe dipanggil sama interviewernya. Begitu aku masuk, aku langsung say sorry and thankGod they say it’s OK. Disini interviewernya ramaah banget, nanya apa kabar, gimana tidur semalem, gimana sarapan tadi pagi. Beda banget sama yang kemaren! Hahahahahaha, mungkin biar kita rileks kali yaa..

Disini kita ditanyain soal kerjaan, sekolah, sampe disuruh curhat segala! Aku santai banget kayak orang nggak punya beban. Entah kenapa disini bahasa Inggrisku ngaliirr gitu, padahal biasanya agak ngendet dan sering kepikiran apakah grammarku bener, ada pronounciation yang salah atau nggak. Satu hal yang aku inget disini: sikap badanku rileks tapi tegap, kaki rapat, posisi telapak tangan terbuka. Correct me if I’m wrong tapi dari yang aku pernah baca, sikap duduk seperti ini mengisyaratkan kalau kita adalah orang yang terbuka dan jujur.

Akhirnya udah setengah jam. Bener-bener nggak kerasa. They said they really admire me and see me as a person who will follow their rules but unfortunately my birthday still 6 months to go so I am really at their minimum age requirement. Aku tetep senyum aja walaupun dalem hati udah ada perasaan jedar-jedur nggak enak dan akhirnya mereka memperbolehkan aku pulang minta aku tunggu dalam waktu 3 minggu. Tapi sebelum aku pamit keluar dari ruangan, mereka minta aku copot stocking karena mereka harus lihat luka yang aku mention kemaren buat datanya. Jadi aku dikasih waktu 5 menit untuk ke kamar mandi. Begitu balik ke ruangan, mereka lihat lukanya terus catet spesifikasinya, abis itu boleh balik deh! Nggak lupa say thank you and keep smiling!

Aku pamit sama semua teman-teman seperjuanganku yang lain sambil tukeran nomer hape dan alamat email. Thanks to facebook I can keep in touch with them all the time. Abis itu aku harus cari tiket pulang ke Jakarta karna perjuanganku di Bali sudah selesai. Hehehehe

Di rumah…
Hari ke 1-7 (minggu pertama) : no news
Hari ke 8-14 (minggu kedua) : still no news tapi tiga orang udah dapet email YES
aku deg-degan
Hari ke 15-20 (minggu ketiga) : penasaran sampe gila. satu orang nggak😥
Hari ke-20 (malemnya) : udah nggak tahan lagi. Kirim email minta konfirmasi
Tetep hari ke-20 : terima email dengan hasil aplikasiku ON-HOLD sekaligus terima saran untuk kerja di hospitality industry terlebih dahulu
Hari ke-21 : langsung nurut dan kirim CV ke hotel-hotel
Hidupku selanjutnya : tetep coba, coba, dan coba

So guys, itulah kisahku berjuang demi jadi awak kabin di Bali.

FYI (1): ini adalah percobaanku yang lebih dari ke-10 kalinya, walaupun untuk maskapai yang beda yaa

FYI (2): banyak orang yang bahkan lebih “gila” daripada aku. Ada yang sampe coba puluhan kali interview di beberapa maskapai yang beda dan akhirnya bisa dan dapet. Yang penting niat, usaha, dan gila! Hahahahaha😀

Semoga hasil sharingku bermanfaat buat temen-temen yang lain yang sama-sama pengen terbang kemana-mana.

Loads of LOVE from me
&hearts

Thanks a lot buat sharingnya DYS, you are truly kind-hearted. Semoga di seleksi berikutnya kamu berhasil meraih mimpi kamu ya. You will fly high up in the air one day as long as you believe in it. Amen.

Tagged: , , , , ,

50 thoughts on “Pengalaman Seleksi Cabin Crew Qatar Airways

  1. Angie June 16, 2011 at 12:24 AM Reply

    thanx for sharing.. very nice🙂

  2. dWi June 17, 2011 at 11:29 AM Reply

    thx for sharing….eniwei, gd luck for the next🙂

  3. chocochicka June 22, 2011 at 4:54 PM Reply

    Wah kirain cuma aq aja yang ‘gila’ bela2in PP Jakarta-Surabaya-Jakarta demi ikut seleksi di SQ ! :p Seneng baca ceritanya… Semoga sukses yaa…

  4. Piko June 23, 2011 at 3:07 PM Reply

    good luck for you and for US!!!😀

    nggak kok ngga sendiri, aku kemarin sampe ke medan buat ikutan seleksi GA Haji🙂
    jarak bukan suatu hambatan mengejar mimpi kan🙂

  5. Sheila_Abigail June 26, 2011 at 11:38 AM Reply

    Kalau pernah operasi batu empedu dan punya bekas operasi diperut itu bisa ngga jadi pramugari? atau sudah pasti ngga bisa?

    Oh iya aku dapat info Qatar buka interview di Jakarta..

    Qatar Airways Recruitment:Cabin Crew.
    Min age of 21years.
    Please submit u’r CV in english to Recruitment Team
    @JAKARTA
    Venue:Balai Kartini Exhibition & Convention CENTER (Anggrek Room)
    Jl.Jend.Gatot Subroto Kav.37. Jkt 12950.
    Date:09th July 2011.
    Time:09.00-12.00

    Itu langsung datang ke lokasi saja ya? Ngga pakai kirim email CV ke HRD-nya?

    Thanks🙂

  6. bar_tj June 26, 2011 at 7:11 PM Reply

    Hi all

    ada yg mw ikutan Qatar recruitment tgl 9 juli gak??

  7. angel June 26, 2011 at 11:03 PM Reply

    girls. ini beneran?? dapat info dari mana?? kayaknya kompas gak ada yah ato i skip??

  8. felice June 27, 2011 at 12:56 AM Reply

    kayaknya aku ikut deh @ Sheila_Abigail & @ bar_tj🙂

    buat @ Sheila_Abigail, yang aku tau sih as long as bekas luka itu bukan ditempat yg terlihat (pas kita pake uniform nanti) ga masalah buat mereka..🙂

    let’s give it a try guys!! janjian yuk??🙂

  9. Ola June 27, 2011 at 9:17 AM Reply

    Ayo ikut yuk! Aku sudah pernah 2x gagal pas interview maskapai penerbangan utk jadi cabin crew. Tapi baca cerita ini yang sudah gagal sampe 10x & tetap ikut nyoba, bikin aku jadi ga mau nyerah! Ayo teman2 try our best!😉 ada yang mau ikut tanggal 9 juli, tukeran alamat email dong🙂

    • prim June 27, 2011 at 1:03 PM Reply

      aku mau ikutan ko,la..
      tadinya aku jg mau nyerah soalnya tmn aku bilang itu sih cuma mimpi n buang2 wktu aja.. tp crt diatas bikin t’motivasi..

  10. elisa June 27, 2011 at 10:31 AM Reply

    aku mau ikutan tapi kalo mata minus masalah ga ya ? >.<

    • dWi June 30, 2011 at 12:59 PM Reply

      so far mata minus bisa kok, pake softlens tapi yg gk berwarna
      sukses bwt kita smua😉

  11. prim June 27, 2011 at 1:00 PM Reply

    rekrut qatar ini ada brp tahap ya,kk? seribet garuda ga prosesnya? mohon masukannya ya,kk.. trima kasih

  12. angel June 27, 2011 at 1:32 PM Reply

    Ok yukkk… Hhehehe..potonya harus yg backgroundnya bukan putih yah girls? Let’s give a try dah..kayaknya kali ini yg cowok jg boleh ikut yah..

  13. missiboi June 28, 2011 at 6:09 AM Reply

    halo teman2..Qatar utk tgl 9july itu hanya masukin Cv dlu ya?maacih

  14. DYS June 29, 2011 at 10:56 AM Reply

    hi semua! senang deh bisa ikut memotivasi😀

    sepengetahuanku dari ikut berbagai macam seleksi, international airlines jauh lebih mengutamakan “what’s the inside” ketimbang penampilan fisik luarnya. kalau mau lihat, kita bisa buka website resminya, gimana mereka bisa menampilkan crewnya yang terdiri dari bermacam ras, warna kulit, agama, bentuk, dsb.

    perjuangan menjadi cabin crew nggak akan selalu mudah. bahkan aku tahu info dari beberapa orang yang sudah gagal puluhan kali tapi nggak pernah menyerah dan akhirnya berhasil. tentunya begitu dia jadi pramugari, dia akan sangat menghargai dan menikmati pekerjaannya. nothing comes easy.. ;p

    buat yang mau ikutan Open Day QR di Jakarta, bisa liat di website Qatar atau koran Kompas Sabtu minggu kemarin.

    semangaatt!!😀

    • Natasha_Abigail June 29, 2011 at 11:44 AM Reply

      DYS kamu ikut lagi ga di jakarta?🙂

      • DYS June 29, 2011 at 12:33 PM

        kalo gak ada halangan atau acara apa-apa aku akan dateng ke Balai Kartini tanggal 9 Juli jam 9. kamu gimana?🙂

  15. angel June 29, 2011 at 11:17 PM Reply

    wahh jadi pengen ketemu kamu dys hehehehe

  16. nasya July 2, 2011 at 9:40 AM Reply

    hallo aku mau nanya kalo umurnya dibawah 21 tahun boleh ikutan ngelamar juga?makasih

  17. DYS July 3, 2011 at 5:05 PM Reply

    hallo teman-teman. terimakasih commentsnya baguss banget. aku mau coba jawab pertanyaan dari teman-teman semua

    @Sheila_Abigail : kalau operasi yang pernah kamu jalanin nggak bawa pengaruh buruk buat kamu, kamu gpp aja kalau mau jadi pramugari. rasa-rasanya persyaratan airlines cuma minta badan sehat yang nggak gampang sakit. gitu aja kok :p
    btw, untuk ke Open Day nggak harus kirim CV melalui website mereka. tinggal dateng, bawa CV dan pasfoto, make up rapih, ikutin persyaratan business attire yang ditentuin. jangan lupa taro nomer telefon / handphone di CV karena pengumuman siapa yang lolos di hari pertama akan dihubungi via telefon🙂

    @elisa : mata minus bukan masalah. yang penting kamu bisa pake softlens warna bening. menurutku ini salah satu bukti paling kuat kalau international airlines nggak ribet sama urusan penampilan luar :p yang @dwi bilang memang bener banget🙂

    @prim : dari pengalamanku, QR ada 5 tahap. yang pertama itu yang proses men-submit CV, kedua bahasa inggris & arm-reach test (210 cm), ketiga group discussion, keempat final interview. kalo kamu lolos, mereka akan kabari dalam waktu tiga minggu apa hasil seleksi kamu berhasil atau nggak. kalau aku kan waktu itu ON-HOLD jadi harus berhenti sampai sini. tapi kalau lolos lagi, akan masuk ke tahapan yang kelima: medical check-up. nantinya kita harus melakukan tes kesehatan komplit dengan biaya sendiri dan hasilnya dikirim ke pusat recruitment QR di Doha. kalau sehat, nggak akan ada masalah. tapi kalau nggak, berarti selesai sudah. aku pernah dapet info dari forum international, ada orang yang sudah sampai tahap ini tapi harus gagal karena hasil X-ray nya nggak oke, ada juga yang mengidap penyakit yang butuh perawatan serius. hmmm… berarti mereka yang bekerja di “atas” sana memang orang yang sehat lahir-bathin banget ya.
    kalo kamu tanya aku ribet mana sama garuda, menurutku lebih ribet garuda, karena prosesnya sampe lama sekali sementara proses international airlines rata-rata nggak pernah lebih dari 3 hari. semua tahapan seleksi dilakukan dalam cara yang saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya😀

    @angel : background foto harus SELAIN PUTIH. yang disarankan warna pastel seperti abu-abu, biru muda, atau pink muda. saranku–>> sesuaikan sama warna baju yang kamu pake untuk foto dan nuansa warna make-up😀 mudah-mudahan nanti kita bisa ketemu ya.

    @missiboi: iya, hari pertama untuk taro CV aja, kalo lolos, mereka akan telfon dan kamu akan diundang untuk ikut tahapan seleksi selanjutnya🙂

    baiklah, semoga apa yang aku tulis bisa menjawab yah.
    GOOD LUCK FOR ALL OF US🙂

    • yaz October 18, 2011 at 1:05 PM Reply

      di telponnya dalam jarak berapa hari yah sama test yg pertama?

    • Wahyu P Ningsih October 18, 2013 at 10:04 PM Reply

      tadinya kupikir aku sndrian berfikir gila krna sbgian bsar org trdekat trtwa jika aku blang ingin jd cabin crew.. krn byk kekurangan yg kumiliki mulai dari tb yg tdak mnckupi, bhsa inggrisnya mirip tarsan, dan masih byak lagi.. tp mlm ini kubca crta ttg drimu.. thx my dear.. smngatku bngkit lgi..
      ku harap Tuhan mengijinkanku untuk bertemu dgnmu di jkrta nanti..

  18. angel July 5, 2011 at 9:40 AM Reply

    thxxxx for the info… tapi biasa tahap kedua.. sudah banyak yang “di usir” hehehehhe

  19. princessa_you n me July 6, 2011 at 6:16 PM Reply

    nanya donks foto yang disubmit rata2 pada hari pertama itu pada pake rok or celana ya..

    yang mau dateng hari sabtu ketemuan yuks disana… salam kenal fanny
    YM : tufanny01

  20. dado July 7, 2011 at 6:55 PM Reply

    mau tny dunk, kira klo di Qatar airways usia 27 tahun boleh dftr g y?apakh mrk mengutamakn penampilan fisik?kira2 klo cowok dgn tinggi 170cm n BB 110kg bs lolos g ya??thx b4

    • dearmarintan July 7, 2011 at 8:05 PM Reply

      Kalau kamu pede dgn kemampuanmu, datang saja. Ini cv submission jadi pastikan kamu dtg membawa cv yang bagus dan ditulis dlm bahasa inggris ya…

      • Ola July 12, 2011 at 10:11 AM

        gimana kemarin? keterima ga kamu, say?
        aku cuma sampai tahap subsmission..😦

  21. janice July 7, 2011 at 8:21 PM Reply

    ohh ya kakak aq mo tanya kalo giginya berantakan ,and ad yang bolong bisa tetep lolos kwalifikasi gk

    • dWi July 10, 2011 at 10:15 PM Reply

      sama nih pertanyaan’nya…kalo gigi (geraham) ada yang pernah dicabut bisa lolos gak ya?

  22. iyes July 8, 2011 at 8:51 AM Reply

    mau tanya, apa kalau kita kesana harus tepat jam 9? soalnya aku baru baca ini sekarang da berniat pengen ikutan.. apa msh bisa aku ikutan??thx

  23. dinar July 8, 2011 at 2:42 PM Reply

    waaahh DYS jd artis nih ya.. ^^
    Salam kenal ya DYS, aq dinar..
    Aq jg uda berkali2 ikud recrutmen..
    Bsok mau ikut lg..
    Siapa tau kita bisa ketemu besok..
    Salam kenal ^^

  24. aji July 10, 2011 at 2:49 AM Reply

    siapakah yang akhirnya masuk babak ke 2?
    i am failed………tidak seheboh yang di bayangkan, tapi pengalaman yang menarik sih.
    good luck bagi yang masuk ke round 2.
    DYS, gimana? berhasilkah dirimu?

    • Deah July 10, 2011 at 11:14 AM Reply

      lam knal aji, q Deah, maksudnya tidak seheboh yang dibayangkan gmana? cos q blum pernah ikutan interview Pramugari….

  25. janice July 10, 2011 at 10:36 PM Reply

    @kak dwi iya nihhh,kalo ada masalah ama gi2 ktny emg bs gk d trm yahhh ???mslhny gi2ku brantakan n ada yg bolong….soalnya denger2 ad maskapai yang minta teeth rangeny rapih gk ad yang dicabut n gk blh ada yang bolong

  26. thania July 12, 2011 at 2:51 PM Reply

    HEBAATT….salut deh baca ceritanya..gmn kalo DYS jd penulis aja?lumayan juga bahasa tulisannya bisa bikin org lain ikut di dalem ceritanya..hihihi suksess buat DYS

  27. aji July 18, 2011 at 2:13 AM Reply

    @Deah, gak heboh maksudnya sangat simple, dateng, masuk ruangan, antri, ngasih cv pulang, nunggu tlp……..tanpa tau apa sih sebenernya kriteria yg mereka cari?

    nice to meet you too deah

  28. Leolita Dwi Malini August 3, 2011 at 10:06 PM Reply

    leh tau gak tinggi minimal kira2 brpa? kmaren ada acara ukur tinggi gk?? klo krg dr 160 bs diterima gk ya mbk??? makaci

  29. Stephanie Brigitta August 5, 2011 at 11:13 AM Reply

    kalau ada tattoo d blkg kuping kira2 ketrima gak yakk.. T,T kbtulan bgdd ak emank mau k bali tgl 13 ini T,T

  30. Leolita Dwi Malini August 7, 2011 at 3:41 AM Reply

    sama dong! q jg mau ke bali…kmu emang tinggal dmn?

  31. Tryasa August 19, 2011 at 3:01 PM Reply

    thx bgt info nya..
    aq exciting bgt untuk bisa keterima d qatar airways.
    walopun belum pernah mencoba..

    satu2 nya pengalaman ku ikud fa reqruitment cuma d garuda tahun lalu.
    tapi gag keterima…

    anyway, menurut DYS sndiri, yang ngebuat DYS gag kepanggil lagi krna masalah umur ato krna ada bekas luka ?
    karna aq juga punya bekas luka.
    n ini yang ngebuat aq suka minder untuk ikud tes maskapai lokal.
    karna sama2 tau sendiri lah klo maskapai lokal itu cari pramugari kayak cari calon pragawati..
    anything must be perfect..
    hmm..

    mohon d reply yah..
    thx

  32. Leolita Dwi Malini August 19, 2011 at 5:54 PM Reply

    hahaha kemaren q jauh2 kebali tuk interview qatar..tp gagal!! gk tau pa yg dicari mereka???

    • angie August 20, 2011 at 12:11 AM Reply

      thats it.. mereka sama sekali gak jelassss..jadinya malesss… heheheh based on experienced….

      • Linz February 15, 2012 at 8:51 AM

        iya.. lama2 ngerasa jadi gak jelas tiap seleksi FA.. entah gimana kandidat yang mereka cari.. kl dibilang tinggi, ada juga kok FA SQ atau Lion atau Batavia yang gak tinggi2 amat.. Dibilang body harus sperti model,, gk juga kan.. ada juga kok yang berisi.. Klo dibilang dicari face yang ramah,, dari sekian x aku travelling, susah bgdd ditemui FA yang bener2 ramah..

  33. rere January 6, 2012 at 11:09 PM Reply

    hi semua dan mba @dearmartian
    aku ada bekas luka lecet di kaki (lecet krn dulu pake high heels)
    udah pasti out yah klo ikut SQ sama Qatar?
    makasih🙂

  34. sitaa February 8, 2013 at 5:01 PM Reply

    guysss..
    ada yang dapet email dari QR u/ ikutan interview di gran melia kuningan tanggal 17 frb2013 ini gak ya???
    info ya dear.. thanksss

  35. jessica July 20, 2013 at 5:38 AM Reply

    Never get bored to try. Agreed!

  36. BezItha Allonee December 24, 2014 at 4:49 PM Reply

    i know what u feel …. hug ***cryin*** ternyata aku ga sendirian

  37. kaul December 28, 2014 at 11:47 PM Reply

    kak aku mau tanya.. jadi pramugari sama staf bandaranya itu beda ga sih tesnya ?

  38. citra September 5, 2016 at 8:05 AM Reply

    hallo kak dyyyysss, kak kira2 mereka kasih tau alasan kakak gagal di tahap ke4 gak? apakah luka dan stretch marks berpengaruh sekali? terimakasih kak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: