[Motivasi] Be Honest to God and Pray

Gagal lagi. Gagal lagi. Ah, capek!

Capek nangis. Capek nyoba dari awal lagi. Capek senyum di saat butiran air mata di pipi rasanya masih enggan mengering. Ada yang pernah merasa seperti ini? Atau saat ini sedang mengalaminya?

How many times have you failed? How many times have you tried it?
Coba dihitung-hitung lagi, sudah sejauh apa usaha yang dilakukan untuk menjadi seorang flight attendant? Apakah sudah sebanyak Indah si pramugari Qatar Airways yang gagal 14 kali dan baru mendapatkan impiannya setelah 4 tahun? Apa penolakan-penolakan selama masa rekrutmen sudah semenyakitkan yang dialami oleh Doni si pramugara Cathay Pacific?

Kalau jawabannya belum, jangan menyerah! Setidaknya jangan terlalu lama bersedih atau tenggelam dalam kekecewaan. Bukan berarti nggak boleh sedih atau kecewa, tapi membiarkan diri sendiri terlalu lama dalam perasaan seperti itu bukan hanya nggak baik buat kesehatan, tapi juga nggak akan membawa kita ke mana-mana.

Di saat yang lain sudah terbang melanglang buana, yang sedih dan kecewa berkepanjangan biasanya masih berada di sudut kamarnya (*kalau anak jaman sekarang, meringkuk di bawah shower di kamar mandi, hehehe*). Merenungi nasib yang sepertinya nggak pernah berpihak pada diri sendiri.

“Aku udah berusaha keras! Bahkan sampai puluhan kali… tapi tetap aja hasilnya nihil! Nol besar!”

Well, if that’s the case… maybe we should take a deep breath and step aside for awhile. Let’s be honest to ourselves and think…

– Sudahkah aku melakukan yang terbaik?

– Bila sudah, apakah yang kulakukan ini sudah kuserahkan ke dalam tangan Tuhan?

– Apakah selama ini aku ikhlas menerima semua kegagalanku?

– Apakah aku tulus merasa bahagia bila orang lain mendapatkan apa yang kuinginkan saat ini?

– Seberapa sering aku berdoa dan mendoakan orang lain?

Jawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan sejujur-jujurnya. Bila jawabannya “ya” untuk semua pertanyaan itu, maka tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Our success is just about to come!

Tapi bila masih belum “ya” atau bahkan rasanya masih berat untuk menjawab salah satu atau beberapa dari pertanyaan itu, maka jangan heran bila sampai saat ini kita masih belum mendapatkan apa yang kita inginkan.

Berat? Indeed! Nobody says it’s going to be easy, but it’s totally worth it. All your pains and tears would be paid off with the sweetest smile you never thought you could have before.

Tetap semangat melakukan yang terbaik dan selalu berdoa, memohon pertolongan dari Tuhan. Anything is possible. All you have to do is keep on giving your best, keep on praying, and keep on believing! Every single teardrop is worth and counted by The Lord.

*Note: Di saat mengalami hari yang berat atau ujian emosi yang tidak mudah untuk dilalui, saya biasanya mendengarkan lagu “Fix You” ~ Coldplay. Hope this song will strengthen your spirit as it always does to me.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: