[News] Lee Yoon Hye, Pramugari Asiana Airlines yang Dijuluki Pahlawan

Lee Yoon Hye, pramugari Asiana Airlines yang dianggap sebagai pahlawan. (foto oleh: Jack Chang, AP)

Lee Yoon Hye, pramugari Asiana Airlines yang dianggap sebagai pahlawan. (foto oleh: Jack Chang, AP)

Sudah mendengar berita tentang kecelakaan pesawat Asiana Airlines di San Francisco? Dari 307 penumpang, sebanyak 305 orang berhasil diselamatkan dalam waktu singkat. Bagaimana bisa proses evakuasi dilakukan dengan korban seminimal mungkin? Simak berita terjemahan dari USA Today berikut ini untuk mengetahuinya sekaligus mengenali sosok pramugari yang menjadi pahlawan dalam insiden tersebut.

Para pramugari Asiana Airlines dielu-elukan sebagai pahlawan atas peran mereka menyelamatkan penumpang dalam insiden penerbangan 214 San Francisco pada Sabtu, 6 Juli 2013.

Lee Yoon Hye, salah satu pramugari yang oleh The Associated Press (AP) diberitakan sebagai manajer kabin dalam penerbangan tersebut, adalah orang terakhir yang meninggalkan pesawat terbakar pada waktu itu. Dia dijuluki sebagai pahlawan karena berhasil memimpin para penumpang untuk keluar dari pesawat dengan selamat.

Kepada wartawan AP, Lee menerangkan proses evakuasi yang terjadi tak lama setelah pesawat mendarat dengan keras, di mana 305 orang dari 307 penumpang berhasil diselamatkan.

Menurutnya, salah satu rekan pramugarinya menggendong seorang anak lelaki di punggungnya dan membawanya keluar dari pesawat lewat seluncur darurat (emergency exit slide).

Wartawan AP ikut member kesaksian, “Lee bekerja keras untuk menjauhkan para penumpang dari kobaran api dan memandu mereka agar keluar dari sana dengan selamat, meskipun tulang selangkanya patah dalam insiden itu dan memaksanya untuk tetap berdiri sepanjang pengarahan di ruang konferensi pers di sebuah hotel di San Francisco. Dia sendiri tidak menyadari seberapa parah cedera yang dideritanya hingga dokter memeriksa dan merawatnya di rumah sakit.”

Kepala Pemadam Kebakaran San Francisco Joanne Hayes-White memuji Lee yang ditemuinya langsung usai evakuasi.

“Dia terlihat sangat tenang, jadi saya mengira dia salah satu kru penolong dari terminal. Dia memastikan semua orang keluar dari pesawat itu… dia seorang pahlawan,” kata Hayes-White.

Pesawat Asiana Airlines mengalami kecelakaan di San Francisco pada Sabtu 6 Juli 2013. (foto oleh: Darryl Bush, AP)

Pesawat Asiana Airlines mengalami kecelakaan di San Francisco pada Sabtu 6 Juli 2013. (foto oleh: Darryl Bush, AP)

Seorang penumpang bernama Eugene Anthony Rah, yang duduk di kelas bisnis dalam penerbangan tersebut, juga menerangkan hal yang sama dalam wawancaranya dengan The Wall Street Journal.

Dia menggambarkan kekacauan yang terjadi setelah pesawat mendarat. Menurutnya, salah seorang pramugari terlihat sibuk menolong para penumpang keluar.

“Dia seorang pahlawan,” kata Rah kepada The Wall Street Journal, “Wanita bertubuh kecil ini mengangkut beberapa penumpang dan menggendong mereka di punggungnya, dia berlarian ke sana ke mari, dengan air mata menggenang di pipinya. Meskipun dia menangis, dia tetap terlihat tenang dan menolong banyak orang.”

Evakuasi yang berlangsung cepat itu menurut para pengamat merupakan contoh sempurna cara mengeluarkan lebih dari 300 penumpang dengan cepat setelah pesawat mendarat keras dan sebelum terbakar.

“Sungguh luar biasa rasanya saat melihat para pramugari ini berhasil mengevakuasi semua orang hanya dengan setengah pintu keluar darurat,” ujar Leslie Mayo dalam wawancaranya dengan USA Today. Leslie adalah pramugari American Airlines untuk tipe pesawat 777 yang juga dikenal sebagai koordinator komunikasi nasional untuk Asosiasi Pramugari Profesional di Amerika Serikat.

The Wall Street Journal dalam beritanya juga menggambarkan kepahlawanan sang pramugari tersebut dan menerangkannya sebagai, “aksi heroik yang sangat cepat dilakukan hanya dalam hitungan menit setelah pesawat jatuh di Bandara Internasional San Francisco. Bila didukung dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat dalam beberapa tahun ke depan, risiko dari kecelakaan pesawat seperti ini akan semakin berkurang dan lebih banyak orang bisa diselamatkan.”

Di sisi lain, Lee sang pramugari berusia 40 tahun yang telah bekerja dengan Asiana Airlines selama 20 tahun terakhir, mengatakan bahwa sebetulnya dia sudah merasakan kejanggalan saat pesawat mendekati landasan (runway).

“Tepat sebelum mendarat, saya merasakan pesawat seperti mencoba untuk take off kembali. Saya berpikir, ‘Ada apa ini?’ lalu tak lama kemudian saya merasakan benturan keras. Benturan itu terasa lebih keras dari yang biasanya saya rasakan dalam pendaratan normal. Rasanya sangat terkejut. Setelah itu pun terasa guncangan lagi dan pesawat bergoyang-goyang ke kanan-kiri tak beraturan.

Kapten lalu memerintahkan evakuasi dan Lee segera bertindak cepat.

“Saya tak berpikir panjang lagi, tubuh saya dengan sendirinya melakukan aksi cepat untuk evakuasi,” kata Lee. “Saya hanya memikirkan bagaimana caranya menyelamatkan penumpang demi penumpang.”

Ketika Lee menyadari ada api berkobar, dia berkata, “Saat itu saya hanya berpikir bagaimana caranya agar evakuasi ini berjalan cepat. Saya sama sekali tidak memikirkan kemungkinan api itu akan merambat dan melukai saya.”

*News Source: USA Today
**Translated by: dearmarintan

Tagged: , , , , ,

16 thoughts on “[News] Lee Yoon Hye, Pramugari Asiana Airlines yang Dijuluki Pahlawan

  1. isyarani July 9, 2013 at 8:58 AM Reply

    keren..
    sungguh pengabdian yg luar biasa..

  2. tata July 9, 2013 at 6:43 PM Reply

    Saalutttt, jaya terus Para pramugari!!!

  3. fitria July 9, 2013 at 7:56 PM Reply

    keren

  4. Ihsan July 9, 2013 at 8:29 PM Reply

    Luar Biasa !!

  5. trimuf July 9, 2013 at 9:10 PM Reply

    salah ketik itu min, 6 jul bukan 6 aug.

  6. samuel. July 10, 2013 at 3:29 AM Reply

    salute..

  7. kevinMario July 10, 2013 at 8:53 AM Reply

    Kalo di Garuda atau Lion Air, pramugarinya keluar duluan kali ya?

  8. nida July 10, 2013 at 9:23 AM Reply

    Bisa dishare kefarhat abbas…

  9. Arin July 10, 2013 at 11:40 AM Reply

    totally awesome! KEEP UP THE GOOD WORK, LADY!😀

  10. riani July 10, 2013 at 11:55 AM Reply

    kagummm , 2thumb up :’)

  11. Evi July 11, 2013 at 10:46 AM Reply

    Ya Allah sumpah nangis baca ini…:(((

  12. Rizky July 11, 2013 at 3:52 PM Reply

    That’s really awesome!!!! (y) (y)

  13. fiandri July 11, 2013 at 7:53 PM Reply

    Salut buat pengorbanan dr para crew ntuk pax,,crew/awak cabin adalah pahlwan slama inflight…skali lagi acungan Jempol buat smua crew sluruh Dunia….

  14. dhirgo July 14, 2013 at 9:27 AM Reply

    Awesome…. Merinding saya
    Smga bisa d contoh…
    Buat yg komen. Crew GA / JT lri duluan, ati ati.. Udah bedosa duluan.. Buktiny. JT yg d bali gmn..
    Inilah peran pnting FA..

  15. EDDIE AHADI July 15, 2013 at 6:02 AM Reply

    Farhat abbas…….apa komentar anda

  16. lois ignatia August 8, 2013 at 5:01 AM Reply

    amazing..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: