Duh, Armreach Test Kok Susah Banget Sih?

Hai semuanya ^^
Pagi-pagi begitu gue buka Facebook Page Forum Pramugari, gue menemukan tulisan di wall dari seseorang bernama Elsa Anis. Berhubung curhatannya sesuai dengan tema yang akan gue bahas di sini, jadi ada baiknya gue post di sini supaya yang lain juga bisa baca. Siapa tahu punya pengalaman serupa dan bisa menemukan solusinya. Anyway, ini dia tulisannya Elsa~

“Hi..i’m elsa 2 weeks ago i’m apply for cabin crew of qatar airways, since childhood i was dreaming to be a flight attendant. And singkat cerita setelah apply and interview with Ms.qatar airways named Julian, saya di panggil lg untuk follow next process at gran melia hotel, dan saya pun mengikuti, tetapi saat mengukur arm reach tdk mencapai, i’m 160cm maybe i will be trying chathay pacific, thx for your info.”

****

Buat kalian yang pernah mencoba ikutan walk in interview pramugari buat maskapai penerbangan internasional, pastinya sudah nggak asing dengan “armreach test”. Apa itu armreach test? Tes ini masuk dalam kategori tes fisik yang diperlukan oleh maskapai penerbangan asing, para rekruter ingin melihat sejauh mana tanganmu bisa meraih overhead cabin (tempat penyimpanan barang yang dibawa penumpang) dan emergency box (kotak darurat).

Kalau di tes ini kamu nggak bisa menjangkau titik yang ditentukan, maka sudah bisa dipastikan kamu bakalan gugur. Armreach test ini penting karena ini merupakan syarat yang dibutuhkan supaya kamu bisa bekerja maksimal di kabin nantinya. Sebagai pramugari, mengangkat dan menyimpankan barang bawaan penumpang sudah pasti jadi tugas harian. Nggak mungkin dong mengharapkan penumpang yang sudah bayar mahal-mahal buat tiket pesawat tapi nggak mendapatkan pelayanan sederhana ini.

Intinya armreach berguna buat standar prosedur keselamatan penumpang jadi ini masuk dalam syarat yang diminta oleh maskapai penerbangan asing, apalagi mengingat pesawat yang mereka pakai kebanyakan Airbus. Pesawat Airbus lebih tinggi dan lebih besar dibandingkan pesawat domestik yang beroperasi di tanah air.

Armreach yang dibutuhkan bervariasi. Emirates Airlines dan Qatar Airways meminta calon pramugarinya harus bisa menyentuh titik setinggi 212 cm (*boleh berjinjit kok). Sedangkan Cathay Pacific meminta armreach setinggi 208 cm. Untuk maskapai yang berbasis di Hong Kong ini, berhubung gue belum pernah ikutan seleksinya, gue coba browsing dan menemukan di blog seseorang kalau armreach testnya nggak boleh dilakukan sambil berjinjit. Cukup berat juga karena meskipun tinggi kamu 165 cm sekalipun, belum tentu jangkauan tanganmu bisa sejauh itu. Sebaliknya, yang tinggi tubuhnya cuma 160 atau bahkan 158 cm pun belum tentu tidak bisa meraih jangkauan setinggi itu. Semuanya memang tergantung panjang lengan kamu.

Nah, sebelum ikutan seleksi, ada baiknya kamu membuat garis batas di dinding kamar kamu. Tandai titik setinggi 212 cm dengan label, stiker, atau penanda apapun yang mau kamu pakai. Setiap hari, berlatihlah menyentuh titik itu sampai berhasil. Kalau yang jangkauan tangannya cukup bahkan lebih dari 212 cm sih nggak usah khawatir. Tapi bagaimana dengan yang jangkauan tangannya kurang dari 212 cm? Kalau kurangnya sekitar 1-3 cm, tenang saja karena masih ada harapan kok.

Latihan menggerakkan otot-otot lengan kamu setiap hari dan jangkauan lenganmu akan bertambah. Karena tubuh manusia itu lentur dan fleksibel jadi kalau dilatih setiap hari pasti bisa kok. Berikut ini ada video tips latihan untuk mencapai armreach yang diinginkan. Video ini diambil dari akun Youtube ex pramugari Emirates asal Thailand. Memang bahasanya nggak dimengerti karena dia nggak memakai bahasa Thai, tapi perhatikan gerak-gerik tubuhnya dan ikuti tipsnya dijamin pasti ngerti kok. Apalagi sebelum bagian akhir videonya ada 3 petunjuk armreach test dalam bahasa Inggris. Ini dia videonya~

Gimana, mudah kan? Ayo, saatnya mulai berlatih supaya lolos armreach test pas seleksi pramugari nanti.

Video: Crewabs channel on Youtube

7 thoughts on “Duh, Armreach Test Kok Susah Banget Sih?

  1. deesatisfaction March 16, 2011 at 1:09 PM Reply

    Just wanna share aja… Sebenernya tugas pramugari bukan buat mengangkat cabin luggage semua penumpang. Hanya elderly passenger atau handicapped passenger ya wajib kita bantu. Kalo passengernya masih termasuk able-bodied, kita ngga wajib bantu kok…

    Tentang arm reach, so far yg aku tau emang Cathay, Emirates, n Etihad require certain height to be reached. Bagi yg kurang tinggi, bisa coba apply ke SQ, Silkair, Korean Air, atau Garuda yg cm ngukur dari tinggi badan aja^^ Aku cuma 158cm juga tapi bisa kok^^

  2. dearmarintan March 18, 2011 at 1:12 PM Reply

    Yup, terimakasih buat sharingnya, Dee ^^ Anyway aku udah blogwalking dan menemukan banyak cerita menarik di blogmu. Keren! Kapan mau berbagi cerita ke pengunjung blog ini? hehehehe~

  3. felice April 13, 2011 at 11:35 AM Reply

    hi Intan and Dee, mau tanya nih sama Dee, km skrg di airline mana Dee? krna tinggi aku jg cm 158 hehe

  4. fiska November 26, 2011 at 11:31 PM Reply

    Itu arm reachnya pakai sepatu atau tidak ya? Yang bisa 158cm itu maskapai mana aja ya?thank u infonya

  5. alin August 22, 2013 at 4:30 PM Reply

    videonya kok gabisa dibuka yah?

  6. […] pada judul untuk membaca artikel Duh, Armreach Test Kok Susah Banget, Sih? di window tab […]

  7. Yanti Nurhayati March 26, 2014 at 11:03 PM Reply

    boleh minta info lg ga tntang tes pramugari..
    Aku mau masuk pramugari tp baru prtama x..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: